Lacak Jejak Gamelan Kuno sampai ke Gresik

Lacak Jejak Gamelan Kuno sampai ke Gresik
Ki Sumarsam

jpnn.com - Ki Sumarsam, doktor ahli gamelan yang sudah 37 tahun mengajar di Wesleyan University, Amerika, pulang ke tanah air untuk menelusuri jejak peninggalan produsen gamelan di masa lampau. Apa yang menyebabkan dia tertarik ke Gresik, Jatim?

 
AGUNG PUTU ISKANDAR, Surabaya

  HAMPIR empat dekade tinggal di luar negeri ternyata tak mengubah “kejawaan” Sumarsam. Aksen dan tutur kata doktor lulusan Universitas Cornell, Amerika, masih seperti bahasa ibunya di Bojonegoro, Jatim. Mengenakan kemeja baju putih lengan pendek serta kaca mata dengan bingkai plastik warna hitam, Pak Sam, panggilan akrabnya, sepintas seperti umumnya orang Indonesia.

 Sabtu siang (14/6) lelaki berusia 64 tahun itu memasuki Gedung Nasional Indonesia (GNI) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Gedung serba guna di pusat kota itu sedang mengadakan pameran handicraft. Beragam hasil kerajinan tangan dipajang. Ada tas dari kulit, kalung manik-manik, dan gelang.

   Seolah tak puas karena barang yang dicarinya tk ada, Sumarsam menuju salah seorang penjaga di gedung. ’’Saya mau mencari bukti-bukti peninggalan pembuatan gamelan di Gresik,’’ katanya.

Sejak berangkat dari tempatnya mengajar di Middletown, Negara Bagian Connecticut, Amerika, Sumarsam memang sedang penasaran dengan gamelan dari Gresik. Sebab, dari literatur yang dia baca, kota yang dulu masuk karesidenan Surabaya adalah salah satu produsen gamelan terkemuka di tanah Jawa.

   ’’Selain itu ya ada lainnya. Misalnya di Semarang, Solo, dan Demak (ketiganya di Jawa Tengah). Tapi, di Gresik, orang kan jarang yang pernah mendengarnya,’’ katanya dengan bahasa yang santun.

    Sudah sejak 1971 Ki Sumarsam mengajar di Universitas Wesleyan, salah satu perguruan tinggi tertua (didirikan pada 1831) di Negara Bagian Connecticut, Amerika.    Universitas itu tergolong salah satu perguruan tinggi terbaik di Amerika yang memiliki berbagai program seni unggulan. Dibuka sejak 1960, departemen musik di Wesleyan, misalnya, selain punya pendidikan musik gamelan Jawa juga musik klasik India Selatan, Afrika Barat, Afro-Amerika, dan lain-lain.

Ki Sumarsam, doktor ahli gamelan yang sudah 37 tahun mengajar di Wesleyan University, Amerika, pulang ke tanah air untuk menelusuri jejak peninggalan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News