Ladies, Jangan Lupa Minum Obat Penambah Darah Saat Menstruasi

Ladies, Jangan Lupa Minum Obat Penambah Darah Saat Menstruasi
Ilustrasi sakit perut saat menstruasi.

jpnn.com - Seorang wanita berisiko mengalami anemia saat sedang menstruasi atau datang bulan. Nah, obat penambah darah dalam beberapa kasus memang penting dikonsumsi.

Menstruasi dan Risiko Anemia

Menstruasi atau haid pada wanita adalah penyebab paling umum dari kehilangan zat besi di seluruh dunia. Penelitian juga menunjukkan bahwa wanita usia subur membutuhkan zat besi harian hingga dua kali lebih banyak daripada pria.

Periode datang bulan ini rata-rata berlangsung antara 2-5 hari. Dalam rentang tersebut, diperkirakan 220-250 mg zat besi per liter darah hilang selama menstruasi.

Jumlah ini bisa bervariasi, dipengaruhi oleh perubahan dalam penyimpanan besi, penggantian kontrasepsi, penggunaan alat kontrasepsi, atau obat-obatan tertentu.

Akibatnya, Anda lebih rentan terkena anemia, yaitu suatu kondisi di mana seseorang tidak memiliki sel darah merah yang cukup untuk mengantarkan oksigen ke organ tubuh. 

Padahal, sel darah ini berfungsi membawa oksigen yang cukup ke jaringan seluruh tubuh. Anda pun akan merasa lelah dan lemas.

Tipe yang paling sering dikaitkan dengan menstruasi yang berat adalah anemia defisiensi besi. Pada anemia defisiensi besi, menstruasi yang berat menyebabkan kehilangan darah dalam waktu lama, yang menghabiskan simpanan besi tubuh.

Pentingnya Konsumsi Obat Penambah Darah
 
Sistem pengaturan zat besi alami wanita memang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dari makanan selama masa kehilangan darah ini.

Menstruasi atau haid pada wanita adalah penyebab paling umum dari kehilangan zat besi di seluruh dunia.

Sumber klikdokter

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News