Lalin Kota Kediri Lumpuh 2,5 Jam

Tolak Permintaan Maaf Rastra, Persikmania Lempar Telur Busuk

Lalin Kota Kediri Lumpuh 2,5 Jam
DEMO - Ribuan Persikmania yang berdemonstrasi di depan Mapolresta Kediri, dengan salah satu tuntutan agar Kapolresta Rastra Gunawan segera dipindah dari kota itu, lantaran melarang izin pertandingan Persik v Persebaya. Foto: Antuji H Masroh/Kediri.
Setelah itu, Rastra langsung mempercepat langkahnya untuk masuk ke dalam gedung. Sementara, bau busuk pun menyengat di sekitar lokasi. Banyak percikan telur yang lengket di aspal. Atas hal ini, mantan Wakapolresta Bogor itu hanya menanggapinya ringan. "Biasa. Kami kan tidak bisa mengakomodasi satu-persatu," katanya.

Setelah 1,5 jam menggelar aksi di depan Mapolresta, ribuan Persikmania lantas melanjutkan long march menuju Sekretariat Persik di Jalan Diponegoro. Di sana, mereka kembali beraksi. Perwakilan mereka yang dipimpin Ketua Forum Komunikasi Suporter Persik (FKSP), Hendri Ego, ditemui oleh Sekretaris Umum Persik Barnadi.

Saat itu, lelaki gaek yang juga Ketua Umum Pengcab PSSI Kota Kediri tersebut sempat menitikkan air mata atas nasib yang dialami timnya. Sekitar 10 menit, Hendri Ego dkk lalu keluar menemui rekan-rekannya. Mereka lantas membubarkan diri sekitar pukul 10.30, kembali ke Stadion Brawijaya. (jie/hid/ito/jpnn)

KEDIRI - Lalu-lintas (lalin) di pusat Kota Kediri, Jumat (30/4) kemarin lumpuh 2,5 jam. Ini setelah ribuan Persikmania yang khawatir timnya terdegradasi,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News