Lampard Kesal MU Tak Dihukum Penalti, Padahal Fatal!

Lampard Kesal MU Tak Dihukum Penalti, Padahal Fatal!
Kapten Manchester United Harry Maguire (kanan) mengalungi leher kapten Chelsea Cesar Azpilicueta di Stadion Old Trafford, Manchester, Inggris, Sabtu (24/10/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Oli Scarff)

Setidaknya, VAR bisa menyarankan Atkinson untuk meninjau langsung tayangan ulang di monitor yang tersedia di tepi lapangan.

"Jika ia melihatnya, sudah pasti wasit akan memberi penalti, sehingga keputusan tadi sungguh membingungkan bagi saya," katanya.

"Itu cukup membuat frustrasi, karena aturan yang berlaku sepertinya bergerak ke arah yang lebih baik. Wasit lebih banyak menyimak layar VAR langsung di awal musim ini, sebab yang bertugas di lapangan sudah sepantasnya memiliki tanggung jawab terbesar, itulah mengapa ada monitor," ujar Lampard panjang lebar.

Insiden itu boleh dibilang satu-satunya kesempatan Chelsea sepanjang laga, sebab mereka lebih banyak gagal menembus lini pertahanan MU yang tampil sangat solid di laga itu.

Bahkan, Chelsea harus beberapa kali bergantung pada penyelamatan kiper Edouard Mendy yang menggagalkan setidaknya tiga peluang bagus dari tuan rumah.

"Saya sangat puas dengan penampilan Mendy. Sangat bagus. Anda bergantung kepada kiper dalam situasi semacam itu. Ini laga ketat yang tak banyak diwarnai peluang. Jadi Mendy memperlihatkan peran yang memang dibutuhkan," pungkas Lampard.

Hasil itu membuat Chelsea untuk sementara naik ke urutan keenam klasemen dengan koleksi sembilan poin jelang lawatan ke markas Burnley dalam pertandingan berikutnya Sabtu (31/10) pekan depan.

Namun, tiga hari sebelumnya Lampard akan memimpin skuatnya bertolak ke Rusia meladeni Krasnodar dalam lanjutan Liga Champions.(Antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

Lampard merasa kesal dengan keputusan wasit yang tidak menghukum MU dengan penalti. Padahal menurutnya pelanggaran Maguire cukup fatal.


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News