Laporan KDRT Perempuan di Cilincing Tak Digubris Polisi, Sahroni Bereaksi

"Buktikan pada masyarakat bahwa polisi benar-benar mengayomi dan melayani mereka. Jangan malah bikin trust issue," ucapnya.
Dia berharap apa yang dialami oleh korban, khususnya terkait dugaan penolakan laporan tidak terjadi lagi pada siapa pun.
"Saya harap seluruh jajaran Polri bisa peka dan responsif dalam menangani laporan penganiayaan atau KDRT seperti ini. Dan saya kira, itu juga yang Pak Kapolri inginkan," kata dia.
Terlebih lagi, Polri punya unit PPA sampai di tingkat bawah, sehingga perannya harus lebih optimal.
"Jangan pernah sepelekan kejadian seperti ini. Karena telat sedikit saja, nyawa korban bisa hilang. Jadi, begitu dapat laporan langsung proses, jangan kebanyakan menunggu," tutur Sahroni.
Sahroni berharap korban dalam kasus kali ini segera mendapat perlindungan dan keadilan.
"Untuk kasus yang di Cilincing ini, saya minta korban langsung diberi perlindungan. Jangan biarkan lagi korban mendapat kekerasan," kata Sahroni.(fat/jpnn)
Jangan Lewatkan Video Terbaru:
Wakil ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni soroti kasus dugaan KDRT terhadap perempuan di Cilincing yang konon tidak diproses polisi.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Minta Kepastian Hukum Bagi Buruh, Sahroni: Upah Dibayarkan, Jangan Ada Ijazah Ditahan
- Paula Verhoeven Bongkar soal Dugaan KDRT Fisik dan Psikis oleh Baim Wong
- Begini Update Kasus Penembakan 3 Polisi saat Menggerebek Judi Sabung Ayam di Lampung
- Polda Riau akan Tetapkan Tersangka Kasus SPPD Fiktif yang Rugikan Negara Ratusan Miliar
- Sahroni Puji Keberhasilan Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri Tingkatkan Hasil Panen Jagung
- Dedi Mulyadi Ungkap Kriteria Pelajar yang Dikirim ke Barak TNI