Larangan Bercadar di Pemerintahan, Seperti ini Respons Umi Pipik

Larangan Bercadar di Pemerintahan, Seperti ini Respons Umi Pipik
Umi Pipik di Jakarta. Foto: Instagram

jpnn.com, JAKARTA - Umi Pipik turut berkomentar soal polemik wacana pelarangan cadar dan celana cingkrang di lingkungan instansi pemerintah.

Lewat akun Instagram miliknya, istri mendiang Ustaz Jefri Al Buchori itu mengecam. Dia menilai cara berpakaian seseorang adalah hak masing-masing.

"Bukankah semua agama mengajarkan kebaikan, untuk menghargai, untuk bijak, untuk santun, kami tidak pernah meributkan pakaian kalian, kami tidak pernah hina pakaian kalian," ungkap Umi Pipik lewat akun Instagram miliknya, Sabtu (2/11).

"Apa yang kalian pakai itu hak kalian, tapi kenapa terus menerus kalian urusi pakaian kami? Kami beli pakaian yang kami pakai dari uang kami bukan minta sam kalian? Jadi tolong hargain hak kami," lanjutnya.

Umi Pipik yang juga kesehariannya memakai cadar menilai gaya berpakaian seperti dirinya bukan sekadar fashion. Namun menurutnya adalah bentuk ketaatan kepada kepercayaan yang dianutnya.

"Pakaian kami bukan sekedar fashion seperti yang seseorang yang nggak paham agama berkoar-koar dengan seenaknya. Pakaian ini adalah pakaian ketaatan kami, syariat kami," imbuh Umi Pipik.

Seperti diketahui, Menteri Agama Fachrul Razi sempat mengutarakan wacana larangan bercadar dan celana cingkrang untuk pegawai yang masuk instansi pemerintah.

Meski baru sekadar wacana, hal tersebut menuai pro kontra di kalangan masyarakat.

Umi Pipik yang juga kesehariannya memakai cadar menilai gaya berpakaian seperti dirinya bukan sekadar fashion.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News