Layanan Cloud Ini Diklaim Berikan Kemudahan Pengetahuan Medis
Pendiri dan CEO Borderless Healthcare Group, Dr. Wei Siang Yu mengungkapkan, Indonesia seharusnya mengutamakan pelayanan kesehatan berbasis pengetahuan ketimbang layanan kesehatan berbasis nilai.
Saat ini Indonesia masih belum memiliki standar universal mengenai perawatan dan harga pelayanan.
"Kami berharap system cloud berbagi pengetahuan ini bermanfaat bagi masyarakat Indonesia untuk dapat memperoleh pengetahuan medis terbaik lebih cepat dan lebih cepat dengan cara yang lebih interaktif," kata dia dalam siaran persnya, Senin (3/7).
Dia menjelaskan sistem pengetahuan cloud yang belum pernah ada sebelumnya ini dapat memungkinkan para pakar global untuk bertukar pengetahuan medis dengan dokter lokal.
"Hal ini menandai standar keunggulan global dan lokal baru dalam praktik dan pelatihan untuk Indonesia,” kata dia. (ddy/jpnn)
Borderless Healthcare Group meluncurkan layanan sistem cloud yang bisa membuka jaringan pengetahuan medis untuk mendukung rumah sakit di Indonesia.
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian
- Dari AI Hingga Robotik Bedah, Hospital Expo 2026 Dorong Transformasi Industri Kesehatan Indonesia
- Ledakan di Ruko San Antonio Surabaya, 5 Orang Terluka Dilarikan ke RS
- Sejarah Baru, Siloam Hospitals Kebon Jeruk Sukses Lakukan Implantasi LVAD pada 2 Pasien
- ASPPI Ciputra Hospital CitraGarden City Jakarta Teken MoU Pengembangan Wisata Medis
- Klinik Milik Dokter Ayu Widyaningrum Raih Award Estetika Asia Pasifik
- Pasien Dorong Perbaikan Tata Kelola di RSD Gunung Jati Cirebon
JPNN.com




