Layani Jemaah Saat Puncak Haji, Kemenag Bentuk Satuan Operasi

Layani Jemaah Saat Puncak Haji, Kemenag Bentuk Satuan Operasi
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Arsad Hidayat di Mekkah, Minggu (26/6/2022) (ANTARA/HO.MCH2022)

jpnn.com, MAKKAH - Kementerian Agama (Kemenag) membentuk satuan operasi (satop) khusus untuk memberikan pelayanan kepada jemaah dalam menghadapi puncak musim haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Satop itu beranggotakan  petugas yang sebelumnya bekerja di daerah kerja (daker) baik Makkah, Madinah, maupun bandara.

Personel dari tiga daker akan dibagi. Untuk Arafah diisi Daker Bandara. Yang bertugas di Muzdalifah diisi Daker Makkah. Kemudian, di Mina akan diisi Daker Madinah.

"Personelnya hampir sama, perwakilan daker-daker. Jadi, daker ketika masuk ke Armuzna tidak lagi dinamai daker," kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat di Makkah, Minggu (26/6).

Selain itu, juga akan ada tim monitoring yang akan mengawasi seluruh proses pergerakan jemaah saat pelaksanaan Armuzna.

Mobilisasi Armuzna akan dimulai sejak 8 Zulhijjah 1443 H pagi atau 7 Juli 2022.

Arsad mengatakan jika dulu biasanya mobilisasi jemaah dimulai pukul 07.00 pagi sampai 24.00, maka dengan jumlah jemaah saat ini yang berkurang setengahnya, diperkirakan akan selesai pukul 17.00 sore waktu Arab Saudi.

Pada 9 Zulhijjah bertepatan dengan 8 Juli 2022, jemaah akan melakukan rangkaian ibadah wukuf di Arafah, sejak masuk waktu zuhur. Selanjutnya, jemaah akan dimobilisasi ke Muzdalifah.

Kemenag membentuk satuan operasi (satop) khusus untuk memberikan pelayanan kepada jemaah dalam menghadapi puncak musim haji Armuzna.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News