Lewat Bali Declaration, Indonesia Ajak Dunia Selamatkan Laut

Lewat Bali Declaration, Indonesia Ajak Dunia Selamatkan Laut
Menteri LHK Siti Nurbaya menutup Pertemuan Intergovernmental Review (IGR) ke empat dari Global Program of Action (GPA), di Nusa Dua Bali. Foto: Humas KLHK

''Atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya sampaikan terima kasih kepada Sekretariat badan lingkungan PBB, delegasi semua negara anggota, dan delegasi lainnya yang telah membuat pertemuan penting ini berjalan produktif dan sukses,'' tegas Menteri Siti.

Tak lupa ucapan terima kasih juga disampaikannya untuk pemerintah daerah Bali, Kementerian Luar Negeri, Kepolisian, dan jajaran KLHK yang sudah mempersiapkan acara forum internasional ini.

Sementara itu, Badan Lingkungan PBB (UN Environment) memberikan apresiasi atas peran penting dan komitmen kuat yang ditunjukkan pemerintah Indonesia, dalam berbagai upaya pengelolaan lingkungan dengan tujuan global.

''Komitmen Indonesia terlihat nyata dari kepemimpinan Menteri Siti Nurbaya. Ini terlihat melalui kerja-kerja yang sudah dilakukan,'' kata koordinator GPA UN Environment, Habib El-Habr.

Habib mengatakan sambutan Menteri Siti Nurbaya saat pembukaan IGR-4 sudah merefleksikan komitmen dan pesan kuat dari Indonesia untuk mengatasi berbagai persoalan-persoalan pencemaran laut secara global.

''Indonesia sudah menunjukkan komitmen yang sangat tinggi dalam memerangi polusi di laut, dan ini sangat kami apresiasi,'' tegasnya.

Regional Director UN Environment Asia Pacific, Dechen Tsering, juga turut memberi apresiasi. Dia mengatakan ada dua peranan penting Indonesia terkait dengan pengelolaan lingkungan hidup global.

Pertama, terkait dengan pengelolaan gambut, dan kedua adalah terkait dengan tata kelola kelautan.

Menteri Siti Nurbaya memimpin rapat dengan delegasi badan lingkungan PBB dan ratusan negara anggota untuk selamatkan laut dari polusi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News