Lihat, Kawanan Monyet Serbu Permukiman Warga, Genting Dirusak, Pakaian Dicuri

Lihat, Kawanan Monyet Serbu Permukiman Warga, Genting Dirusak, Pakaian Dicuri
Kawanan monyet ekor panjang masuk ke permukiman warga Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Foto: ANTARA/Dok Warga Lembang/Yanti

jpnn.com, BANDUNG - Warga Kampung Andir, Desa Gudangkahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dibuat resah dengan kehadiran kawanan monyet liar yang masuk ke permukiman.

"Akhir-akhir ini jadi muncul ke permukiman, tapi enggak menentu waktunya, terkadang pagi, terkadang sore, ada sekitar 30 sampai 50 monyet muncul," kata Yanti (42), warga setempat, di Lembang, Jumat (20/6).

Menurut dia, kawanan monyet masuk ke kawasan permukiman dan sesekali mencuri makanan di warung warga atau mengambil pakaian yang sedang dijemur.

"Sampai-sampai genting rumah warga ada beberapa yang rusak karena dipakai monyet untuk berloncatan antara atap rumah warga," kata dia.

Yanti mengatakan bahwa warga sudah berusaha menghalau kawanan satwa liar tersebut, namun mereka tidak mau pergi.

"Memang dari dulu kata leluhur di sini monyet itu habitatnya di hutan sekitar sini, mungkin gara-gara ada pembangunan tempat wisata baru, jadinya seperti ini," kata dia.

Nanang (55), warga Kampung Andir lainnya, mengatakan kawanan monyet liar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, bahkan sampai ke Jalan Raya Lembang. Kawanan monyet itu juga sering mengacak-acak tempat sampah.

"Jadi ada mitos seperti ini, kalau monyet sudah tidak ada (punah), maka yang keluar adalah ular, saya dari dulu warga asli sini, monyet itu memang habitatnya di hutan bambu sekitar sini," kata Nanang.

Waktu kedatangan kawanan monyet liar ke permukiman warga tidak menentu, terkadang siang atau sore.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News