Lima Jalan Tembus Jadi Alternatif Kemacetan

Lima Jalan Tembus Jadi Alternatif Kemacetan
Lima Jalan Tembus Jadi Alternatif Kemacetan
DINAS Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta berhasil menyambungkan lima jalan tembus sebagai jalan alternatif. Kelima jalan tersebut diharapkan bisa mengurai kemacetan di jalan-jalan protokol dan arteri kota Jakarta. Jalan itu juga menjadi alternatif selama pembangunan Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang dan Antasari-Blok M.

Kepala DPU DKI Ery Basworo mengatakan, banyak ruas jalan di ibu kota yang belum terkoneksi antara satu dengan lainnya. Dengan kata lain, banyak ruas jalan yang berdiri sendiri, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan bermotor sebagai jalan alternatif saat menghindari kemacetan yang terjadi di jalan protokol atau arteri.

"Untuk itu, DPU punya pekerjaan untuk menyatukan bagian-bagian jalan yang belum tembus menjadi satu jalan yang bisa tembus ke jalan raya. Dengan begitu, kendaraan bermotor bisa melalui jalan tembus tersebut," ujar Ery, Selasa (6/12).

Sementara itu, Kepala Seksi Perencanaan Jalan DPU DKI Yudi Febriyadi mengungkapkan, kelima jalan tembus dimaksud yaitu Jalan Abdul Jalil, Jalan Taman Rasuna tembus ke Menteng Pulo, Jalan Denpasar tembus ke Jalan Darmawanita dan Jalan Cipinang tembus ke Jalan Karet Kebembem.

DINAS Pekerjaan Umum (DPU) DKI Jakarta berhasil menyambungkan lima jalan tembus sebagai jalan alternatif. Kelima jalan tersebut diharapkan bisa mengurai

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News