Listrik Bawah Laut Jawa-Madura Nyambung

Listrik Bawah Laut Jawa-Madura Nyambung
Listrik Bawah Laut Jawa-Madura Nyambung
Dia menuturkan, saat ini pasokan listrik untuk Madura mengandalkan kabel laut sirkuit dua. Ditambah suplai dari PLTU Gili Timur Bangkalan Madura dengan memanfaatkan solar. Oleh karena itu dengan beban puncak di Madura sebesar 130 MW masih memadai.

  

"Nah di bulan Maret kami juga menuntaskan kabel yang melewati di samping kanan dan kiri jembatan Suramadu," ucapnya. Dijelaskan, pengoperasian kabel tersebut akan menambah pasokan untuk pulau garam itu sebesar 2 x 200 MW.

  

Secara terpisah, Sudirman, wakil kepala proyek menuturkan penyambungan itu untuk dua titik dengan panjang kabel 262 meter. Sementara total kabel laut yang tergelar sepanjang 4,4 kilo meter. "Saat ini pengerjaannya sudah 90 persen. Diperkirakan tuntas Senin (1/3) depan, tapi kami masih harus mengujicobakan sehingga baru siap dioperasikan Selasa (2/3)," terangnya di sela-sela pengerjaan SKLT di perairan Selat Madura.

  

Dia menuturkan, sejauh ini tidak ada kendala teknis dalam pengerjaan tersebut. Akan tetapi lebih karena kondisi alam, seperti arus dasar laut dan hujan. Menurutnya, dengan ditangani sendiri, proses perbaikan memakan waktu lebih singkat. Disebutkan, jumlah tenaga kerja total mencapai 50 orang.

  

SURABAYA- PT PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Region Jawa Timur dan Bali (RJTB) menuntaskan penyambungan saluran kabel bawah laut tegangan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News