Lola Amaria Berharap Balik Modal

Lola Amaria Berharap Balik Modal
Lola Amaria Berharap Balik Modal
SETELAH dua tahun pontang-panting menggarap film layar lebar keduanya Minggu Pagi di Victoria Park yang berkisah tentang tenaga kerja Indonesia (TKI) di Hongkong. Lola Amaria akhirnya bisa tersenyum. Film idialisnya itu kini bisa dinikmati penonton banyak. “Akhirnya setelah memakan waktu panjang film ini bisa selasai dan nikmati. Aku berharap bisa balik modal,” katanya di sela-sela jumpa pers pemutaran filmnya, di Jakarta.

Lola mengaku, proses pengarapan film tersebut memang memakan waktu yang sangat panjang. Terlebih,  dirinya sempat mengalami kesulitan dana. "Film ini kita kerjakan selama dua tahun, bukan hanya saya sendiri yang mengerjakannya. Ada banyak sekali orang-orang yang membantu saya dalam film ini," kata Lola.

      

Selain dana, artis kelahiran 30 Juli 1977 itu harus pontang panting mengikuti harus mengikuti jam kerja di Hongkong. ”Kita juga haru mematuhi aturan 12 jam kerja di sana. Hongkong punya aturan kalau kerja lebih dari 12 jam, kena overcharge. Oleh karenanya, kita harus kerja maksimal,” ungkapnya.

Meski begitu pola kerja di Hongkong memberi dampak positif. “Pengalaman bekerja di Hongkong membuat kita makin disiplin. Alhamdulillah, kita bisa mengikuti semua peraturan yang diterapkan,” pungkasnya. (ash)

SETELAH dua tahun pontang-panting menggarap film layar lebar keduanya Minggu Pagi di Victoria Park yang berkisah tentang tenaga kerja Indonesia (TKI)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News