LPEI Gotong Royong Tingkatkan Ekspor UKM Jawa Tengah

LPEI Gotong Royong Tingkatkan Ekspor UKM Jawa Tengah
Temu wicara pemangku kepentingan di Rumah Ekspor, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (15/10). Foto dok LPEI

jpnn.com, SURAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank menginisiasi sebuah wadah kerja, yaitu Rumah Ekspor yang berlokasi di Surakarta, Jawa Tengah.

Program yang merupakan sinergi bersama Kementerian Keuangan RI, Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Luar Negeri RI, Kemenkop UKM RI ini ditujukan untuk menawarkan solusi dalam melakukan kegiatan berorientasi ekspor.

“Rumah ekspor diharapkan bisa menjadi solusi yang cepat bagi hambatan yang dihadapi oleh pelaku usaha berorientasi ekspor, khususnya di wilayah Surakarta dan sekitarnya. Lokasinya akan berada di lantai 1 kantor kami di Surakarta,” ujar Direktur Eksekutif LPEI Daniel James Rompas pada sambutannya di Temu Wicara Pemangku Kepentingan di Rumah Ekspor, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (15/10).

"Sesuai dengan mandat kami, gotong royong seluruh Kementerian dan lembaga ini diharapkan dapat meningkatkan nilai dan volume ekspor yang berkelanjutan di wilayah Surakarta, Jawa Tengah dan sekitarnya," imbuh dia.

Program Rumah Ekspor ini juga disambut positif oleh para pelaku usaha ekspor.

Pada acara yang sama, Djudjuk Aryati selaku pemilik CV Cocoon Asia yang bergerak di bidang furniture mengatakan program Rumah Ekspor akan memudahkan para pelaku usaha ekspor untuk mengatasi hambatan yang kerap dihadapi oleh pelaku usaha, khususnya terkait perizinan dan administrasi.

Direktur PT Kharisma Rotan Mandiri Supriyadi meyakini inisiatif seperti Rumah Eksporlah yang dibutuhkan para pelaku usaha ekspor khususnya di wilayah Jawa Tengah.

Tak hanya sinergi antar Kementerian dan Lembaga, Rumah Ekspor akan menyediakan National Export Dashboard (NED).

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)/Indonesia Eximbank menginisiasi sebuah wadah kerja, yaitu Rumah Ekspor yang berlokasi di Surakarta, Jawa Tengah.