Luar Biasa, Penggusuran Akibat Proyek Kebanggaan Anies Baswedan Ini Disebut Untungkan Warga

Luar Biasa, Penggusuran Akibat Proyek Kebanggaan Anies Baswedan Ini Disebut Untungkan Warga
Proyek pembangunan Jakarta International Stadium atau Stadion Bersih, Manusiawi dan Wibawa (BMW) di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (10/3). Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menyatakan program Resettlement Action Plan (RAP) alias relokasi menguntungkan bagi warga yang tergusur oleh pembangunan proyek Jakarta International Stadium (JIS) kebanggaan Gubernur Anies Baswedan.

"Dari namanya saja (ganti untung) sudah menunjukkan harus untung dan harus berdampak positif bagi warga," kata Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio saat diubungi Antara di Jakarta, Kamis (10/12).

Masyarakat, kata Agus, melalui program relokasi maka warga mendapatkan keuntungan. Karena, jika mengikuti aturan yang ada, seharusnya masyarakat yang terkena imbas tidak mendapatkan uang pengganti.

"Harusnya kan tidak dapat apa-apa jika menggunakan aturan di mana tanah Pemprov DKI diduduki. Tapi itu terserah Pemprov ya, dan pergantiannya mungkin tidak sama dengan NJOP tidak bisa itu, bisa ditangkap penegak hukum nanti. Tapi ini positif bukan tanah kita, lalu diminta pergi dikasih duit," ucap Agus.

Sementara itu, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Ida Mahmudah menilai pembangunan JIS di Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai kebijakan positif.

"Ganti untung untuk warga sih positif kan harus untung jangan rugi. Tidak boleh ada warga yang dirugikan. Itu dorongan dari kami," ujar Ida saat dihubungi.

Namun, Ida menegaskan bahwa program tersebut juga harus sesuai dan tertib dengan prosedur yang ada seperti dalam administrasi legalitas tanah hingga penyelesaian harga pada masyarakat yang terdampak.

"Harus sesuai prosedur dan jangan sampai ada yang dirugikan semuanya harus dilalui. Namun hingga hari ini tidak ada tercatat ada laporan warga yang mengadu mengenai ganti untung tersebut," tutur politisi PDIP ini.

Penggusuran biasanya dikutuk sebagai bentuk penindasan terhadap rakyat kecil, tetapi penggusuran akibat proyek kebanggaan Gubernur Anies Baswedan ini justru sebaliknya

Sumber Antara