JPNN.com

Lukisan Karya Aurelia Istinah Pikat Publik Kanada

Selasa, 03 Juli 2018 – 00:22 WIB Lukisan Karya Aurelia Istinah Pikat Publik Kanada - JPNN.com

jpnn.com, MONTREAL - Pelukis asal Indonesia Aurelia Istinah membetot perhatian publik Kanada di ajang Global Art League International Exhibition. Perempuan kelahiran 1974 itu merupakan satu dari 20 pelukis yang ikut dalam ajang bergengsi di Montreal.

Siaran pers Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa mengabarkan, Istinah harus melalui seleksi ketat untuk bisa ikut memamerkan karyanya di Global Art League International Exhibition. Proses seleksinya berlangsung selama setahun karena Istinah harus menyerahkan portofolionya, termasuk menunjukkan aktivitasnya di berbagai ajang ekshibisi mancanegara.

“Siapa pun bila berusaha, dilakukan dengan gembira, pasti ada jalannya,” tuturnya.

WNI yang belajar melukis secara autodidak itu mengaku bersyukur dan bangga karena karyanya memperoleh apresiasi oleh penggiat seni lukis di Kanada. Istinah juga memajang dua lukisan akrilik karyanya di Global Art League International Exhibition, yakni Legong Dance dan Cheers Everyone.

Kedua lukisan itu merupakan hasil karya Istinah pada 2017. Legong Dance mengambil inspirasi dari keindahan seni tari Indonesia.

Harapannya, lukisan tersebut dapat lebih memperkenalkan keanekaragaman seni dan budaya Indonesia, khususnya Bali di Kanada dan dunia internasional. Istinah memang pernah bermukim di Bali, tempatnya belajar melukis.

Sedangkan lukisan Cheers Everyone terinspirasi minimnya pelukis yang menorehkan cat lukisnya untuk menggambarkan orang tersenyum. Lukisan itu juga berisi pesan optimisme dan kegembiraan bagi penikmat karya lukis.

Istinah sejak 2013 tinggal di Montreal, Kanada bersama suami dan seorang anaknya. Lukisan karyanya mulai dipajang di berbagai ekshibisi di beragam kota di Kanada sejak tahun 2014.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara