Makam Dian Al Mahri Selalu Dibacakan Quran Selama 24 Jam

Makam Dian Al Mahri Selalu Dibacakan Quran Selama 24 Jam
Seorang santri sedang mambaca Al-Quran pada makam pemilik Masjid Kubah Emas, Kamis (18/11). Foto : Lutviatul Fauziah/JPNN.com

jpnn.com, DEPOK - Pemilik Masjid Kubah Emas Dian Djuriah Rais atau Dian Al Mahri meninggal pada Jumat 29 Maret 2019, hingga kini makamnya tak pernah sepi pengunjung.

Dian Al Mahri meninggal dunia pada usia 70 tahun, dan di makamkan di area Masjid Kubah Emas yang terletak di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok.

Pengelola Masjid Kubah Emas Karno menyebutkan sejak pemilik masjid terbesar dan termegah di Asia Tenggara itu meninggal dunia pada 2019 lalu, selalu ada yang membacakan ayat suci Quran selama 24 jam.

"Sejak 2019 hingga sekarang tak pernah berhenti dibacakan ayat suci selama 24 jam nonstop," ucapnya kepada JPNN.com, Kamis (18/11).

Yang membacakan Quran tersebut merupakan santri dari Pondok Pesantren milik keluarga Dian Al Mahri.

"Setiap lima hari sekali dikirim lima santri dan mereka membacakan Quran di makam bergantian setiap satu jam selama 24 jam penuh," terangnya.

Karno mengungkapkan pembacaan Quran ini hanya berhenti ketik bulan suci Ramadhan dan saat pelaksanaan salat Jumat.

"Pada bulan puasa menurut banyak riwayat orang-orang yang telah meninggal dunia dibebaskan dari siksa kubur," tuturnya.

Sejak meninggal dunia pada 2019, hingga kini makam pemilik Masjid Kubah Emas dibacakan ayat suci Quran selama 24 jam oleh para santri dari pondok pesantren milik keluarga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News