Makam Dibongkar, Kuku Jempol Tangan Kanan Sumarni Hilang

Makam Dibongkar, Kuku Jempol Tangan Kanan Sumarni Hilang
Tampak tangan jenazah yang kukunya hilang dicuri orang. Foto: Zulkarnain/Sumatera Ekspres

“Untuk sementara hasil pemeriksaan, hanya kuku jempol tangan kanan jenazah yang dinyatakan hilang dan ada bekas gigitan di bagian itu. Kita tidak tahu apakah pelaku mengambil kuku jenazah dengan cara digigit atau pakai tang,” imbuhnya. Dia menegaskan, kasus tersebut merupakan delik pencurian dan pengrusakan.

Sementara itu, sekitar 100 meter dari TKP dekat jembatan, ditemukan sejumlah barang bukti yang diduga milik pelaku. “Kami masih dalami kasusnya. Kami belum bisa pastikan motif pelaku sehingga nekat membongkar makam. Memang ada rumor yang berkembang di masyarakat terkait dugaan ilmu hitam,” ucapnya seraya menambahkan, pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan dan tidak mempersalahkan kejadian tersebut dan tidak melaporkannya secara resmi.

Terpisah, Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Muratara H. Iksan Baijuri yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Kemungkinan, sebut dia, ada dua motif yang bisa dilakukan pelaku. Karena jenazah merupakan umat kristiani, dikemungkinan adanya sejumlah barang berharga yang ikut dimasukan ke dalam makam. Sedangkan motif kedua, bisa juga pelaku mempelajari ilmu hitam.

“Perbuatan itu haram dan tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Kepala Kemenag Kabupaten Muratara ini juga ke depan akan lebih mengintensifkan sosialisasi ke masyarakat. Karena setelah melihat langsung kondisi pemakaman tersebut, ternyata antara pemakaman umat muslim dan umat kristiani berbaur dalam satu lokasi.

“Ke depan kami sosialisasikan agar makam muslim dan kristiani itu terpisah. Kami minta masyarakat agar menyerahkan permasalahan pembongkaran makam itu sepenuhnya ke pihak kepolisian. Karena tadi sudah ada polisi ke TKP,” tutupnya. (cj13/ce1)


Polisi masih mendalami motif pembongkaran satu makam milik warga di tempat pemakaman umum (TPU) di Desa Bina Karya, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News