Makanya Kancing Celana Dibenerin Biar Gak Kelihatan

Makanya Kancing Celana Dibenerin Biar Gak Kelihatan
Polisi memborgol pelaku kriminal. Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - jpnn.com - Pecandu maupun pengedar narkoba selalu punya cara aneh untuk mengelabui petugas.

Rachmat Dian dan Muchlis Rinto, misalnya. Mereka menyelipkan sabu-sabu (SS) yang baru dibeli di kolor celana dalam.

Namun, tetap saja usaha itu gagal. Gara-garanya, Rachmat tidak menutup celananya dengan sempurna. Polisi pun curiga.

"Kami tahu SS dimasukin ke celana dalam. Soalnya, celananya kelihatan nggak ditutup dengan benar," ujar Kapolsek Tandes Kompol Herman Hosnol Fajar.

Rachmat dan Muchlis membeli 0,8 gram SS secara patungan. Mereka memperoleh barang haram tersebut dari seorang kurir di Jalan Kunti.

"Sudah dua kali transaksi, jadi tahu orangnya yang mana," kata Rachmat. Tanpa mereka sadari, polisi mengintai transaksi itu.

Setelah SS berpindah tangan, keduanya bergegas menuju rumah Muchlis.

Nah, di Jalan Raya Jakarta, polisi menghentikan keduanya.

Pecandu maupun pengedar narkoba selalu punya cara aneh untuk mengelabui petugas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News