Senin, 19 November 2018 – 20:25 WIB

Malam Mencekam, Begal Dibantai dengan Cara Sadis

Sabtu, 15 September 2018 – 00:46 WIB
Malam Mencekam, Begal Dibantai dengan Cara Sadis - JPNN.COM

jpnn.com, PASURUAN - Abdul Hadi, 27, warga Dusun Sumbertelor, Desa Kedungrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Jatim, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan, Selasa (11/9) sekitar pukul 20.00.

Terdapat luka di sekujur tubuhnya. Korban diduga dihabisi dengan cara dibacok dan dilempar bondet.

Samsilah, 35, warga di sekitar lokasi kejadian mengaku mendengar suara ledakan bondet hingga 4 kali. Saat itu jarum jam sudah menunjukkan pukul 20.00. “Saya di rumah waktu itu dengar ada 4 kali ledakan bondet. Tapi, karena ketakutan, saya gak berani keluar,” jelasnya.

Jarak kondisi rumah Samsilah dari tempat kejadian perkara (TKP) berkisar 200 meter. Kondisi di Dusun Sumbertelor sendiri memang sepi saat malam hari. Termasuk jarak rumah yang berjauhan membuat suasana malam memang cukup mencekam.

Sunaryo, kepala Dusun Sumbertelor saat kejadian memang sedang tidak ada di rumah. “Saya dapat laporan dari warga dan yang menemukan korban pertama kali adalah keluarganya sendiri,” jelasnya.

Pada saat kejadian, korban memang sedang keluar rumah dengan berjalan kaki menuju ke timur. Jarak TKP dari rumahnya dikatakan sekitar 500 meter. Dari laporan warga, memang sempat terdengar ada 4 kali ledakan bondet. Namun, warga sekitar yang mendengar memilih tidak mendekat karena ketakutan.

Kondisi jenazah berada jarak 2 meter di sisi utara jalan dusun. “Ada luka di kepala, leher, pundak, serta kaki kiri dan kanan. Seperti luka bacokan atau sabetan senjata tajam,” jelasnya.

Abdul Hadi sendiri sehari-hari dikatakan bekerja sebagai buruh tani. Ia mendiami dusun itu sejak 3 tahun yang lalu. “Aslinya warga Umbulan, Winongan. Tapi menikah dengan warga Sumbertelor dan menetap di sini sejak 3 tahun yang lalu,” jelasnya. Korban meninggalkan 1 istri dan 1 anak yang berusia 1,5 tahun.

SHARES
TAGS   Begal pembunuhan
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar