Malaysia: Menodai Nabi Suci Islam Bukanlah Kebebasan Berekspresi

Malaysia: Menodai Nabi Suci Islam Bukanlah Kebebasan Berekspresi
Seorang pendukung Hamas Palestina berpartisipasi dalam sebuah protes terhadap publikasi kartun Nabi Muhammad SAW dan komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron, di luar Pusat Kebudayaan Prancis di Kota Gaza, Selasa (27/10/2020). Foto: REUTERS/Suhaib Salem/hp/cfo

"Ini mempromosikan kebuntuan. Lebih penting lagi, itu membuat 'masalah' secara eksklusif menjadi urusan muslim dari perspektif merusak yang tertanam dalam doktrin Perancis. Tidak ada pembelaan untuk kekerasan dan pembunuhan, yang sesat monster pembunuh yang menyesatkan Islam," katanya.

Dia juga menyatakan berduka untuk Samuel Paty karena untuk semua korban perusakan tersebut. (ant/dil/jpnn)

Pemerintah Malaysia menyatakan sangat prihatin atas meningkatnya permusuhan terbuka terhadap muslim dan mengutuk retorika yang menghasut tindakan provokatif


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News