Manajemen PSM Evaluasi Pemain

Manajemen PSM Evaluasi Pemain
Manajemen PSM Evaluasi Pemain
"Jika pemain libur, merekalah yang harusnya menjaga dirinya. Kalau mau bicara profesional kepada pemain, butuh waktu lama, karena harus saling menyesuaikan," kata Husain.

Penyesuaian yang dimaksud Husain adalah antara aturan melekat pada pemain yang terikat kontrak dengan perilakunya. Demikian pula dengan penyelenggara turnamennya yang harus menyeleksi pemain. Jadi ada banyak aspek yang harus dibenahi untuk mengajak pemain profesional.

Pengamat sepak bola Sulsel, Yopi Lumoindong mengatakan, sebagai pemain profesional, sangat tidak profesional kalau dia main di kompetisi tarkam. Harusnya dalam masa libur, dia harus menjaga fisik dan stamina dengan upaya sendiri. Apakah melakukan fitnes, joging, atau latihan bola.

"Kalau kemudian masuk ke kompetisi seperti itu dan mengalamai cedera, siapa yang akan bertanggung jawab? Padahal, mereka terikat kontrak yang profesional dengan bayaran dari klub," ungkap Yopi.

MAKASSAR - Larangan manajemen PSM terhadap pemain untuk bermain di pertandingan antar kampung (tarkam) ternyata masih tak dipatuhi. Sejumlah pemain,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News