Mantan Pangkostrad Merasa Berdosa soal Patung, Lalu Temui Letjen Dudung

Mantan Pangkostrad Merasa Berdosa soal Patung, Lalu Temui Letjen Dudung
Tiga patung yang menggambarkan sosok Mayjen Soeharto (berdiri mengacungkan jari), Kolonel Sarwo Edhie Wibowo (berbaret merah), dan Jenderal AH Nasution (duduk) yang menghiasi diorama Peristiwa G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti Kostrad. Foto: YouTube/KompasTV

Akhirnya, Azmyn menjelaskan soal ajaran Islam tentang larangan pembuatan patung. Dudung pun memahami keyakinan Azmyn dan memenuhi permintaan seniornya itu.

"Kalau begitu, saya penuhi itu," kata Azmyn menirukan ucapan Dudung.

Oleh karena itu, Azmyn mengharapkan pemindahan patung itu tidak menjadi polemik, apalagi sampai ada tudingan soal Kostrad dan TNI telah disusupi PKI.

"Jangan tuding instansi Kostrad," ujar dia.

Toh, kata dia, diorama Peristiwa G30S/PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad tidak ada yang berubah kecuali tiga patung yang dipindahkan

"Jadi, yang berubah patung itu saja. Patung itu tidak di situ lagi atas permintaan saya. Bukan Kostrad yang mau tiga patung tidak di situ," beber AY Nasution.(ast/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Letjen (Purn) Azmyn Yusri Nasution mengaku telah menemui Pangkostrad Letjen Dudung Abdurachman untuk memberitahu bahwa dialah inisiator tiga patung itu.


Redaktur : Antoni
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News