Mari Jo ka Manado! Lanjut ke Tomohon

Mari Jo ka Manado! Lanjut ke Tomohon
Menteri Pariwisata Arief Yahya. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - JAKARTA - Menteri Pariwisata Yahya lagi-lagi menirukan berucap dengan dialek Sulawesi Utara yang khas. Hal itu demi memopulerkan Kota Tomohon, sebuah destinasi wisata di Sulawesi Utara yang kondang dengan pesona alamnya.

Mari Jo ka Manado! Lanjut ke Tomohon,” ujar Arief untuk menarik wisatawan agar berkunjung ke Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2016 yang akan berlangsung pada 8 Agustus 2016 mendatang.

TIFF merupakan pawai mobil berhias bunga-bunga yang mengangkat pamor Tomohon di level internasional. Arief menginginkan Tomohon bisa menjadi sekelas Pasadena di California, Amerika Serikat yang kondang berkat tournament of roses.

“Parade Bunga Mawar Pasadena setiap 1 Januari mengangkat popularitas kawasan itu sejak 1890-an di saat New York dan Pantai Timur dikepung salju. LA mempromosikan bunga warna-warni yang indah mekar seperti surga. Tomohon adalah Pasadena-nya Indonesia,”  tutur Arief.

Kebetulan wisatawan mancanegara (wisman) asal Tiongkok juga sedang banyak-banyaknya di Kota Manado, sehingga menjadi atraksi TIFF pun semakin kuat untuk go international. Apalagi jarak Manado-Tomohon itu tidak seberapa jauh, bisa ditempuh dalam satu jam perjalanan darat.

Kota Tomohon berada di ketinggian kira-kira 700-800 meter di atas permukaan laut (dpl). Posisinya diapit oleh dua gunung berapi aktif, yaitu Gunung Lokon (1.689 m) dan Gunung Mahawu (1.311 m). Suhunya sejuk. Pada waktu siang di bawah 30 derajat Celsius, sedangkan malamnya, 23-24 derajat Celsius.

Hari-hari ini, Tomohon mulai semarak dengan bau bunga. Bunga-bunga mulai menghias setiap sudut kota yang didaulat sebagai kota paling sejuk di dataran Minahasa ini.

Gelaran akbar karnaval bunga itu sudah menginjak tahun keenam. TIFF 2016  akan diikuti oleh berbagai negara seperti Amerika Serikat, China, Hongkong, Selandia Baru, Rusia, Perancis, Thailand dan Philipina. “Kebayang, ada peserta dari Tiongkok, da nada wisman dari Tiongkok yang hadir,” jelasnya.

JAKARTA - Menteri Pariwisata Yahya lagi-lagi menirukan berucap dengan dialek Sulawesi Utara yang khas. Hal itu demi memopulerkan Kota Tomohon, sebuah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News