Masa Depan Hubungan dengan Indonesia Setelah AS Punya Presiden Baru

Masa Depan Hubungan dengan Indonesia Setelah AS Punya Presiden Baru
Anak-anak India memegang papan dengan wajah Wakil Presiden terpilih AS Kamala Harris dalam perayaan kemenangannya. (AP: Aijaz Rahi)

Kemudian Wapres Mike Pence mengunjungi Jakarta pada 29 Oktober lalu dan secara resmi memperpanjang kembali status RI sebagai negara dengan pertimbangan khusus dalam kerangka WTO.

Dengan demikian tarif atas ribuan barang ekspor RI ke AS mendapatkan keringanan.

Kedua negara juga sepakat untuk memperkuat mata rantai pasokan barang serta pemulihan ekonomi pasca pandemi.

Presiden China belum ucapkan selamat

Masa Depan Hubungan dengan Indonesia Setelah AS Punya Presiden Baru Photo: Belum dapat dipastikan bagaimana kelanjutan perang dagang antara China dan Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden. (Reuters: David McNew)

 

Reaksi atas kemenangan Joe Biden pada umumnya positif, namun belum ada kepastian sikap resmi dari Presiden China, Xi Jinping.

Sampai hari Senin (9/11) Presiden Xi belum menyampaikan ucapa selamat kepada Joe Biden, begitu pula dari media resmi pemerintah.

Namun sejumlah pengamat di China menyatakan kemungkinan terjadinya perubahan hubungan kedua negara di bawah Pemerintahan Biden.

"Kepercayaan strategis telah rusak, kunjungan politik tingkat tinggi telah berhenti, dan tak ada lagi kerja sama yang penting," ujar Xin Qiang dari Fudan University, seperti dilaporkan media pemerintah.

Kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris dalam pemilihan presiden di Amerika Serikat mendapat sambutan yang beragam dari sejumlah negara, termasuk Australia, Indonesia dan China

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News