Mau Apa Lagi...Owi/Butet Cuma Bisa Sampai Semifinal

Mau Apa Lagi...Owi/Butet Cuma Bisa Sampai Semifinal
Liliyana Natsir dan Tontowi Ahmad kandas di semifinal Malaysia Open (superseries premier) 2017. Foto: Badminton Indonesia

jpnn.com, SARAWAK - Ganda campuran terbaik Indonesia saat ini, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir gagal mempertahankan gelar Malaysia Open (superseries premier).

Tontowi/Liliyana kandas di semifinal, kalah dari pasangan yang sedang on fire dari Tiongkok, Lu Kai/Huang Yaqiong. Dalam pertandingan yang baru saja selesai digelar di Stadium Perpaduan, Kuching, Sarawak itu, Owi/Butet (panggilan Tontowi/Liliyana) menyerah dua game langsung 8-21, 16-21. Statistik BWF mencatat, Owi/Butet takluk dalam waktu 37 menit.

Di game pertama, Owi/Butet kesulitan keluar dari tekanan Lu/Huang. Ganda Tiongkok yang baru saja menyapu bersih dua turnamen awal Metlife BWF World Superseries (All England dan India Open) itu bermain cepat, tak membiarkan Owi/Butet mengembangkan permainan.

Owi/Butet pun tampak sadar diri setelah terlalu jauh ketinggalan. Mereka terkesan menyimpan tenaga buat game kedua.

Benar. Di game kedua, Owi/Butet lebih bergairah. Namun sayangnya lawan tetap stabil. Running point Lu/Huang lebih baik. Saat Owi/Butet mencicil satu. Lu/ Huang ambil dua.

Jarak mulai semakin lebar. Owi/Butet tertinggal tiga angka, 11-14. Kemudian 11-15, 11-16, 11-17, 12-17, 12-18, 13-18, 13-19, 13-20, 14-20, 15-20, 16-20 dan akhirnya Owi/Butet takluk 16-21. Ini adalah kekalahan pertama Owi/Butet dari tujuh kali pertemuan dengan Lu/Huang.

Kini Indonesia tinggal berharap ganda putra Marcus Fernaldi dan Kevin Sanjaya bisa menjejak final. Dalam partai terakhir semifinal malam nanti, Marcus/Kevin akan meladeni lawan yang tak mudah dari Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. (adk/jpnn)


Ganda campuran terbaik Indonesia saat ini, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir gagal mempertahankan gelar Malaysia Open (superseries premier).


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News