May Day, Sandi: Tanpa Buruh, Mustahil Ekonomi Berkembang

May Day, Sandi: Tanpa Buruh, Mustahil Ekonomi Berkembang
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno, menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi kepada para Tokoh Buruh dan Pekerja, dalam acara Silaturahim Tokoh Buruh dan Pekerja, yang tergabung dalam Koalisi Buruh Jakarta (KBJ), di Kantor DPTW PKS DKI Jakarta, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/1). Sandi siap berkomitmen untuk mensejahterakan kehidupan Buruh dan Pekerja di Jakarta. Foto by: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno angkat bicara terkait dengan Hari Buruh Internasional atau May Day, Senin (1/5), hari ini.

Pengusaha yang menjadi wakil dari calon gubernur Anies Baswedan pada Pilkada DKI Jakarta itu mengatakan, aspirasi yang disampaikan buruh dalam aksinya perlu disikapi. Alasannya, buruh menjadi bagian dari perkembangan ekonomi.

"Karena tanpa buruh itu mustahil ekonomi bisa berkembang," kata Sandi di Jakarta, Minggu (30/4).

Sandi menjelaskan pemerintah harus bisa menjadi fasilitator, mediator, dan lokomotif agar diskusi tripartit (pengusaga, serikat pekerja, dan buruh) bisa menghasilkan program-program yang menciptakan lapangan pekerjaan.

Dia pun berharap, ke depan buruh harus memiliki daya saing. Salah satunya dengan perusahaan menyelenggarakan berbagai pelatihan.

"Kegiatan-kegiatan yang bisa meningkatkan profesionalisme dari mereka. SDM mereka harus lebih baik ke depan," pungkasnya. (ian/rmol/jpg/jpnn)


Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno angkat bicara terkait dengan Hari Buruh Internasional atau May Day, Senin (1/5), hari ini.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News