Mayjen Polisi Dipecat, Lalai Akibatkan Bom

Mayjen Polisi Dipecat, Lalai Akibatkan Bom
Mayjen Polisi Dipecat, Lalai Akibatkan Bom
"Semua petugas yang lalai dan membuat insiden maut tersebut terjadi harus bertanggung jawab. Mereka yang tidak menjalankan kewajiban dengan semestinya akan dihukum," papar Medvedev sebelum bertolak ke Kota Davos, Swiss, untuk menghadiri Forum Ekonomi Dunia, seperti dikutip Agence France-Presse. Karena Rusia masih genting, dia hanya akan berada di Davos beberapa jam. Sorenya, dia dijadwalkan kembali ke Moskow.

Perdana Menteri (PM) Vladimir Putin berjanji memburu para pelaku sampai dapat meski gambaran pelaku belum jelas. Media Rusia menggambarkan pelaku sebagai pasangan lelaki dan perempuan. Keduanya diduga membawa koper besar yang berisi bom. Berdasar laporan lain, pelaku bom bunuh diri itu adalah seorang lelaki atau seorang perempuan. "Rasanya, serangan serupa akan kembali terjadi dalam waktu dekat," kata seorang agen rahasia FSB. (hep/c12/dos/ito/jpnn)

MOSKOW - Hening cipta menandai hari berkabung nasional di Rusia kemarin (26/1). Presiden Dmitry Medvedev beserta seluruh jajaran pemerintahan dan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News