Mayora Kejar Penjualan Rp 8,62 Triliun

Mayora Kejar Penjualan Rp 8,62 Triliun
Mayora Kejar Penjualan Rp 8,62 Triliun
 

Tantangan itu, lanjut Hendra, bukan berarti pihaknya pesimis. Optimisme tetap diusung manajemen di tengah buruknya infrastruktur transportasi yang tidak sebanding. Tingkat aktivitas ekonomi sejalan tidak menentunya perubahan iklim turut merepotkan manajemen. ”Memang mau tidak mau berimbas pada kelancaran pasokan bahan baku serta tingkat persaingan usaha di sektor consumer goods yang memang sangat kompetitif,” tutur Hendra.

Sementara perseroan mengalokasikan dividen sebesar Rp 96,818 miliar atau setara Rp 130 per lembar saham. Nilai dividen itu diambilkan sebesar 20 persen dari laba bersih 2010 yang tercatat sebesar Rp 484,09 miliar. Rencananya pembagian dividen itu akan direalisasikan pada medio Agustus 2011 mendatang.

Selain dibagi sebagai dividen, laba bersih juga dianggarkan sebagai saldo laba ditahan dan cadangan untuk kegiatan usaha ke depan. Maklum sepanjang 2010, perseroan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 484,09 miliar. Nilai itu tumbuh sebesar 30,07 persen dibanding laba bersih periode sama tahun lalu di kisaran Rp 372,15 miliar. Pertumbuhan itu ditopang dari seluruh sektor baik pemasaran, teknologi produksi, harga jual, pengembangan produk dan beberapa kebijakan lain. Selain laba bersih, penjualan bersih MYOR juga tumbuh sekitar 51,36 persen dari Rp 4,77 triliun pada 2009 melonjak ke posisi Rp 7,22 triliun pada 2010. (far)

JAKARTA- PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mematok target penjualan Rp 8,62 triliun. Proyeksi itu mengalami peningkatakan sebesar 19,39 persen dibanding


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News