Mbak Rerie: Nilai-nilai Kepahlawanan Ratu Kalinyamat Dorong Perempuan untuk Bangkit

Mbak Rerie: Nilai-nilai Kepahlawanan Ratu Kalinyamat Dorong Perempuan untuk Bangkit
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan kepahlawanan Ratu Kalinyamat harus dimaknai sebagai bagian dari dorongan perjuangan kaum perempuan. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan kepahlawanan Ratu Kalinyamat harus dimaknai sebagai bagian dari dorongan perjuangan kaum perempuan untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.

"Masih banyak permasalahan dihadapi perempuan yang membutuhkan keberanian dari kaum perempuan sendiri untuk mengatasinya," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/11), terkait penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Ratu Kalinyamat dari Jepara, Jawa Tengah.

Kegigihan Ratu Kalinyamat memimpin perlawanan terhadap penjajah dengan armada maritim yang kuat, menggalang pakta perdagangan dan pertahanan dengan kerajaan-kerajaan di Nusantara serta membangun poros maritim.

Menurut Lestari, Ratu kalinyamat menggambarkan bahwa perempuan di Nusantara pada masa itu adalah manusia-manusia merdeka.

Setidaknya di Jepara saja, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, hingga saat ini memiliki tiga perempuan hebat yang berani yaitu Ratu Shima, RA Kartini dan Ratu Kalinyamat.

Belum lagi di Aceh, di masa lalu memiliki puluhan sultana yang memimpin perlawanan terhadap penjajah dan memakmurkan Tanah Rencong itu.

"Jadi, Kudus dan Jepara itu, masyarakat luas harus menyadari bahwa perempuan di Nusantara sejak masa lalu mampu berperan dalam menentukan arah kebijakan wilayah yang dipimpinnya," tutur legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu.

Nilai-nilai kepahlawanan yang ditunjukkan Ratu Kalinyamat, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, harus mampu menyadarkan kaum perempuan, bahwa mereka mampu mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi, sama seperti kaum laki-laki.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan kepahlawanan Ratu Kalinyamat harus dimaknai sebagai bagian dari dorongan perjuangan kaum perempuan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News