McLaren Kembangkan SUV Hybrid, Siap Tempur di Segmen Ultramewah
jpnn.com - CEO McLaren Michael Leiters, pengganti Mike Flewitt mengumumkan perusahaan berencana membangun sebuah sport utility vehicle (SUV) plug-in hybrid (PHEV).
Pengumuman Michael itu mematahkan pernyataan Flewitt yang saat menjabat menyebut McLaren tidak akan pernah membuat SUV.
Flewitt telah lama pergi, dan sekarang penggantinya telah mengkonfirmasi bahwa McLaren memang ingin membangun sesuatu yang mirip SUV.
Selain itu, Michael Leiters juga pengin mobil baru itu plug-in hybrid.
“Kami memperbesar dan memperluas jajaran produk kami di luar segmen di mana kami berada saat ini. Kami menyebutnya 'performa bersama' karena Anda dapat berbagi performa dengan lebih banyak orang daripada yang dapat Anda miliki di McLaren saat ini. Jadi mobil ini akan memiliki dua kursi tambahan." kata dia.
McLaren telah membuat mobil dengan lebih dari dua kursi, salah satunya Speedtail 2020 yang memiliki ruang untuk tiga penumpang.
Namun, model masa depan itu jelas dimaksudkan untuk menjadi lebih besar dan praktis.
Tidak mengherankan itu berarti mobil itu tidak akan dibangun di atas arsitektur supercar serat karbon McLaren yang sudah ada.
CEO McLaren Michael Leiters, pengganti Mike Flewitt mengumumkan perusahaan berencana membangun sebuah sport utility vehicle (SUV) plug-in hybrid (PHEV).
- McLaren 788HS, Edisi Penutup Hanya 200 Unit di Dunia
- Diduga Chery J6 REEV Sedang Uji Jalan di Indonesia
- BYD Siapkan Gebrakan Baru, Formula 1 jadi Target Berikutnya
- Hyundai Palisade Kena Recall Akibat Cacat Jok Elektrik, HMID Buka Suara
- Kolaborasi Motul dan McLaren Berbuah Hasil, Oscar Naik Podium GP Jepang
- GWM Tank 700 Hi4, SUV Hybrid Bertenaga Buas Resmi Dijual, Sebegini Harganya
JPNN.com




