Melki: Berikan Kesempatan Kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto

Melki: Berikan Kesempatan Kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Emanuel Melkiades Laka Lena. Foto: Dokpri for JPNN.com

Menurut dia, komunikasi Terawan dengan kalangan ahli dan tenaga kesehatan serta penelitian dan kebijakan lembaga kesehatan dalam dan luar negeri, juga menjadi masukan Kemenkes dan bahan penting saat rapat dengan Komisi lX DPR. Hal ini untuk mendorong kebijakan yang tepat dalam penanganan dan pelayanan kesehatan hadapi Covid-19 dan penyakit lainnya di Tanah Air.

“Kebijakan yang diambil Menkes Terawan tentu berbeda dari waktu ke waktu berdasar masukan berbagai kalangan sesuai perkembangan penelitian dan situasi kondisi yang berkembang," jelasnya.

Melki menambahkan Menkes Terawan sejatinya terbuka berbicara dengan berbagai kalangan termasuk para jurnalis. Menurutnya, awal pandemi merebak, hingga Maret 2020 ketika secara resmi pasien positif pertama ada di Indonesia, Menkes Terawan tetap menjaga optimisme publik dan terus bekerja bersama berbagai pihak, K/L, pihak swasta menangani corona. 

Ia menjelaskan, komunikasi Menkes Terawan sejak awal menjabat sampai saat ini selalu bicara apa adanya dalam membangun optimisme publik hadapi Covid-19, berdasar masukan berbagai kalangan pemerintah dan swasta. Menurutnya, gaya komunikasi Menkes dengan respons beragam berbagai kalangan justru jadi bahan pro kontra di publik.

Dia menyatakan penanganan Covid-19 aspek kesehatan tidak mendapat ruang diskusi yang proporsional menyebabkan Menkes dokter Terawan cenderung tidak banyak bicara ke publik melalui media.

Menurutnya, Terawan lebih banyak bicara tentang penanganan Covid-19 dalam banyak kesempatan seperti di seminar atau rapat dengan Komisi lX, guna menjelaskan berbagai hal yang sudah, sedang dan akan dikerjakan Kemenkes.  

Melki memahami sikap dan posisi Menkes Terawan dan jajaran terkait hal ini. Bahkan, ia mendorong Terawan dan jajaran Kemenkes menjawab kritikan dan masukan berbagai pihak melalui kinerja optimal di lapangan. Termasuk berkoordinasi dengan berbagai K/L dan pihak swasta baik di pusat maupun daerah.

"Kami memahami kritikan dan masukan publik untuk mendorong Menkes dan jajaran Kemenkes bekerja optimal sebagaimana yang juga Komisi IX lakukan sesuai tugasnya lalukan pengawasan terhadap kinerja Kemenkes,” katanya.

Melki meminta supaya Menkes Terawan sebaaiknya diberikan kesempatan untuk bekerja dalam penanganan Covid-19. Evaluasi jabatan Menkes Terawan diserahkan kepada Jokowi, setelah situasi bangsa kondusif.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News