Membangun Pendidikan Indonesia dari Timur

Oleh: Fransiscus Go, Pemerhati Pendidikan dan Ketenagakerjaan

Membangun Pendidikan Indonesia dari Timur
Fransiscus Go, Pemerhati Pendidikan dan Ketenagakerjaan. Foto: dok Pribadi for JPNN.com

jpnn.com - FAJAR terbit dari timur, sebagaimana harapan baik selalu ada bagi, dari, dan oleh Indonesia Timur. Membangun dari Timur merupakan salah satu jalan menuju Indonesia yang semakin maju dan berkualitas.

Sudah saatnya pembangunan dimulai dari daerah menuju pusat sehingga cita-cita pemerataan pembangunan kian tercapai.

Salah satu aspek pembangunan negeri ini yang patut dikembangkan secara maksimal adalah pendidikan. Pembangunan ekonomi di satu sisi dengan demikian sejalan dan tidak mengabaikan pembangunan pendidikan atau sumber daya manusia (SDM) di sisi lain. Disokong oleh peningkatan ekonomi, pendidikan semakin maju sebagai modal utama bagi pembangunan Indonesia ke depan.

Pembangunan Manusia

Indonesia memang bangga akan kekayaan alamnya atau sumber daya alamnya yang melimpah. Seiring dengan hasil alam yang mampu diolah guna mendatangkan kesejahteraan tersebut, sumber daya manusia Indonesia tidak kalah penting untuk diolah dan dikembangkan sehingga bisa bersaing dengan negara lain dalam percaturan global.

Semakin tinggi SDM Indonesia semakin mudahlah kiranya bersaing dengan negara lain yang sudah lebih maju dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Dikarenakan oleh SDA bersifat terbatas sedangkan SDM tidak terbatas dalam arti bisa terus digali untuk dikembangkan, maka pendidikan menjadi aspek penting yang tidak habis untuk dibina guna membentuk manusia Indonesia yang berkualitas unggul dan berdaya saing.

Tak bisa dimungkiri bahwa kemajuan dan kualitas sebuah bangsa dominan ditentukan oleh kemajuan di bidang pendidikan. Pendidikan adalah seni yang memberi warna sekaligus corak wajah sebuah bangsa.

Tidak melulu ketat dan serius, pendidikan sebagai seni adalah jalan untuk mencintai ilmu pengetahuan, melebihi sekedar mencari nilai atau sekedar untuk tamat sekolah.

Sebagaimana masyhur terlontar, “kita belajar bukan untuk nilai atau sekolah semata, melainkan untuk hidup itu sendiri.”

Pemerhati Pendidikan dan Ketenagakerjaan Fransiscus Go mengulas mengenai pentingnya pembangunan pendidikan atau SDM.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News