Menag Tunjuk Langsung Maskapai Haji

Berdalih Patuhi UU, Mekanisme Lelang Diabaikan

Menag Tunjuk Langsung Maskapai Haji
Menag Tunjuk Langsung Maskapai Haji
Ketua Komisi VIII DPR, Abdul Kadir Karding sempat menyangsikan apakah Batavia Air mampu atau tidak mengangkut jamaah Indonesia. Rencananya hari ini pemerintah akan menetapkan biaya angkutan, tapi, belum memastikan maskapai baru yang akan ikut. Dalam mengambil keputusan penerbangan, Kemenag akan?meminta pertimbangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Para Wakil Rakyat.

Secara terpisah, besarnya jamaah haji dan umrah asal Indonesia menarik perhatian perusahaan penerbangan negara Arab Saudi. Salah satu perusahaan penerbangan baru yakni Al Wafeer telah secara resmi membuka pelayanan rute penerbangan pertama dari Terminal II-D Bandara Soekarno Hatta menuju Jeddah, Arab Saudi. Mereka rencananya akan membuka dua kali penerbangan seminggu yakni pada hari Selasa dan Minggu, dengan kapasitas penumpang 450 orang.

"Saya yakin dengan eksisnya Al-Wafeer di Indonesia akan mendapat perhatian dari calon penumpang mengingat dalam penerbangan ini kami selalu mengedepankan pelayanan," kata Direktur Marketing Al Wafeer Air, Sholeh Albughary dalam keterangan pers tertulis.

Sholeh mengatakan, potensi pasar jamaah haji, umrah, dan TKI cukup besar. Dia mengakui untuk bisa mengoperasikan penerbangan dari Indonesia diperlukan waktu. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pendekatan dengan pemerintah Indonesia yang dikenal sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia agar dapat mengangkut para jemaah haji pada musim tahun ini.

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) berencana menempuh langkah sepihak dalam memutuskan maskapai penerbangan yang akan melayani transportasi haji

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News