Menaker Ida Fauziyah Ingatkan Persaingan Makin Ketat, Jangan Hanya Andalkan Ijazah

Menaker Ida Fauziyah Ingatkan Persaingan Makin Ketat, Jangan Hanya Andalkan Ijazah
Menaker Ida Fauziyah saat memberikan kuliah umum di Universitas Al Asyariah Mandar bertajuk 'Kebijakan Ketenagakerjaan di Masa Pandemi COVID-19', Rabu (24/11). Foto: Kemnaker

jpnn.com, POLEWALI MANDAR - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan persaingan di dunia kerja semakin ketat.

Karena itu, dia mendorong mahasiswa untuk terus bekerja keras meningkatkan kulitas dan kompetensi serta beradaptasi dalam segala aspek sesuai yang dibutuhkan industri dan pasar kerja saat ini maupun akan datang.

"Persaingan saat ini sangatlah ketat, Anda tidak bisa bersantai-santai saja dengan ijazah yang dimiliki," kata Menaker Ida saat memberikan kuliah umum di Universitas Al Asyariah Mandar bertajuk 'Kebijakan Ketenagakerjaan di Masa Pandemi COVID-19', Rabu (24/11).

Dalam kuliah umum tersebut, Menaker memaparkan strategi Kementerian Ketenagakerjaan sebagai leading sektor pelatihan vokasi dalam program pembangunan SDM dengan melakukan perubahan secara terstruktur dari segi kelembagaan, sarana dan fasilitas, substansi pelatihan, persepsi, serta kolaborasi.

"Strategi ini akan menopang kebijakan triple skilling vokasi yang sudah dijalankan untuk meningkatkan kompetensi angkatan kerja Indonesia, serta meningkatkan proses pemagangan dan sertifikasi dalam menjamin kualitas tenaga kerja," jelasnya.

Dia menyampaikan Kemnaker juga melakukan langkah link and match ketenagakerjaan untuk menciptakan pasar kerja yang fleksibel dan efisien dalam mendukung masifikasi penciptaan lapangan kerja yang berkualitas dengan pengembangan layanan pusat pasar kerja.

Upaya tersebut dilakukan seperti melalui job matching, bimbingan karir dan keterampilan, dukungan pemerintah, serta analisis dan informasi pasar kerja.

Pemerintah juga terus memperbaiki regulasi di bidang ketenagakerjaan untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang kondusif bagi semua pihak serta memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja.

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mendorong mahasiswa meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan industri dan pasar kerja.