Menang Gugatan Lawan Media

Menang Gugatan Lawan Media
Cristiano Ronaldo. Foto : AFP
Daily Telegraph mengakui bahwa berita tersebut ngawur. Ronaldo tidak turun ke lantai dansa bersama empat wanita, melainkan hanya minum sampanye bersama. "Semua pemberitaan yang pernah kami muat soal Cristiano Ronaldo memang tidak benar. Semestinya itu tidak pernah muncul di surat kabar," kata pengacara Daily Telegraph, Helen Morris, seperti dilansir Associated Press. "Kami gembira bisa meluruskan semuanya. Kami juga meminta maaf kepada yang bersangkutan," lanjutnya.

      

Keputusan pengadilan ini direspons positif Ronaldo. "Saya sangat gembira dengan hasil putusan ini," ucap bintang Real Madrid itu dalam sebuah statemen. "Saya mempertaruhkan kebanggaan dan profesionalisme saya sebagai pemain bola. Saya selalu menjalani latihan dan menjalani pemulihan cedera dengan sangat serius. Saya tidak mungkin mabuk dan berdansa di kelab malam tanpa kruk, seperti yang diberitakan Daily Telegraph," paparnya.

      

Ronaldo mengaku memang sangat doyan dugem. Dia tidak pernah rewel jika media memuat fotonya sedang asyik berpesta sambil menggandeng cewek aneka rupa. Tapi, jika memang kelewat batas, dia tidak segan-segan ambil tindakan. "Pemberitaan itu mencederai jiwa profesionalisme saya. Saya tidak punya pilihan lain kecuali menempuh jalur hukum," kata pemain termahal dunia itu. (na/ca)


MEDIA tidak bisa seenaknya menulis berita atau gosip seputar pemain sepak bola. Kalau kebablasan, apalagi mengandung kebohongan, harus siap bernasib


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News