Menangkal Penyebaran Virus Peterporn

Aparat , Pendidik, Ortu Mulai Was-was, Wabah Terus Meluas

Menangkal Penyebaran Virus Peterporn
DIPERIKSA - Luna Maya dan Ariel Peterpan saat mendatangi Mabes Polri akhir pekan lalu. Foto: Indo Pos.
PENYEBARAN virus "Peterporn" masih mengkhawatirkan. Bahkan, sudah mewabah tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga pada kelompok remaja SMP dan SMA.   Tidak hanya di kota, tetapi juga sudah merambah ke desa-desa. Alhasil, nonton bareng (Nobar) tidak hanya untuk piala dunia sepak bola, tetapi juga nonton bareng video porno dengan bintang utama "mirip" Ariel Peterpan dan mirip dua selebritis Luna Maya - Cut Tari.

Dalam sebuah operasi kepolisian di Bangkalan dan Sampang Madura, Polisi menyita  dua unit PC yang diduga khusus untuk menyimpan rekaman video mesum yang pelakunya masih diidentifikasi sebagai "mirip-mirip" artis papan atas itu. Kedua unit PC disita, karena ketika ada razia di  masing-masing warnet yang berbeda  itu sekelompok remaja tertangkap basah sedang nonton bareng  adegan seronok  yang dilakukan oleh orang yang lagi-lagi "mirip" dengan bintang pujaan mereka Ariel dan Luna Maya, maupun dengan  Cut Tari".

Pemberitaan Infotainment di televisi yang marak dalam beberapa hari terakhir, diakui atau tidak, tetap saja menjadi pemicu utama keingin tahuan semua pihak. Maklum, video mesum ini melibatkan manusia yang konon hanya "mirip" dengan Ariel, vokalis Band Paterpan. Ariel adalah salah satu vokalis Band yang digandrungi banyak penggemar. Selain, para selebritis wanita. Itu jika isu yang berkembang benar, bahwa manusia "mirip" Ariel itu telah mengoleksi 32 rekaman mesum dirinya di dalam laptop yang telah dicuri maling.

Sejauh ini, baik Ariel, Luna maupun Cut Tari tidak terang-terangan membantah adegan itu sebagai dirinya. Cut Tari misalnya, hanya mengatakan cukup senang karena suaminya Jusuf Subrata  maupun Ibu kandung yang melahirkan dirinya, tidak mempercayai kalau dalam video mesum itu bukanlah dirinya. Selebihnya, Cut Tari mencoba berkelit seperti para politisi yang ketahuan korupsi.

PENYEBARAN virus "Peterporn" masih mengkhawatirkan. Bahkan, sudah mewabah tidak hanya untuk orang dewasa, tetapi juga pada kelompok remaja

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News