Mendikbud Nadiem Makarim Sebut Tokoh Sumbar dalam Pidatonya di Hari Sumpah Pemuda

Mendikbud Nadiem Makarim Sebut Tokoh Sumbar dalam Pidatonya di Hari Sumpah Pemuda
Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam pidatonya pada Hari Sumpah Pemuda, mengangkat perjuangan seorang tokoh pemuda asal Sumatera Barat, Prof Muhammad Yamin.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang ke-9 itu yang menuangkan ikrar satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

Ikrar itulah yang telah membawa Indonesia pada kemerdekaan, pembangunan yang kian merata, dan jutaan prestasi yang dimotori oleh  para pemuda dan pemudi.

"92 tahun yang lalu, secarik kertas setelah yang menjadi penyulut semangat mengubah nasib. Hal yang sederhana tetapi mampu menghasilkan sesuatu yang luar biasa," kata Nadiem Makarim dalam pidatonya, Rabu (28/10). (esy/jpnn)

Berikut pidato Mendikbud Nadiem Makarim dalam rangka Hari Sumpah Pemuda

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam sejahtera bagi kita semua, Om Swastiastu namo buddhaya, salam kebajikan, Rahayu

Saudara-saudari sebangsa dan setanah air, tepat 92 tahun lalu sebuah sumpah dicetuskan oleh pemuda-pemudi yang resah akan kesulitan yang dialami bangsanya.

Karena rasanya pemuda-pemudi ini memutuskan untuk melepaskan segala atribut dan kepentingan golongan demi mempersatukan dan mengubah nasib negerinya.

Nadiem Makarim mengangkat nama tokoh Sumbar dalam pidatonya pada Hari Sumpah Pemuda.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News