Mengaku Imam Mahdi, Nyaris Dibakar

Mengaku Imam Mahdi, Nyaris Dibakar
Mengaku Imam Mahdi, Nyaris Dibakar
Hal ini membuat Wakil Ketua II MUI Kota Bogor, Muhammad Djudji Djajasumpena yang bertindak sebagai moderator harus berkali-kali menenangkan peserta forum diskusi. "Tidak benar, apa yang dituduhkan kepada saya. Selama ini saya tidak pernah keluar rumah meninggalkan anak istri. Saya selalu di rumah tidak ada mencari pengikut," katanya.

Dalam pengakuannya, Agus menyebutkan dirinya hanya dipercayai mampu menyembuhkan penyakit dengan cara membaca basmalah. "Romo" Agus juga tidak pernah menganjurkan pergantian istri dan seks bebas. "Saya hanya bisa menghentikan pengobatan, tidak punya padepokan sama sekali," akunya.

"Saya tidak pernah punya pengikut, adapun semua yang dekat adalah saudara dan keluarga saya," katanya lagi.

Penyataan Agus menimbulkan kontroversi antara tamu undangan yang hadir. Karena berdasarkan tinjauan yang telah dilakukan MUI Kabupaten Bogor, aliran pimpinan Agus memiliki bacaan dua kalimat syahadat berbeda dan mereka juga memiliki buku ajaran yang di dalamnya bertentangan dengan Syariat Islam.

CISARUA-“Saya mengaku tobat dan tidak akan mengaku-ngaku lagi sebagai Imam Mahdi,” teriak keukeh Muhamad Sihabudin alias Abud (55), warga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News