Mengapa Johar Lin Eng Tidak Langsung Dipecat Saja? Heran deh

Mengapa Johar Lin Eng Tidak Langsung Dipecat Saja? Heran deh
Johar Lin Eng. Foto: file Radar Semarang

jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Komunitas Sepak Bola Indonesia Emerson Yuntho melihat bahwa keterlibatan anggota Exco PSSI Johar Lin Eng dalam kasus dugaan pengaturan skor dan sudah ditetapkan sebagai tersangka, harus disikapi dengan bijak.

”Mungkin ada opsi menonaktifkan yang bersangkutan. Tetapi, kenapa nggak diberhentikan aja sekalian?” tuturnya.

Sebab, lajut Emerson, itu juga bisa menunjukkan bahwa PSSI cukup serius untuk berada dalam satu perahu dalam melawan mafia sepak bola Indonesia.

”Ini kondisi yang luar biasa bagi PSSI. Jadi gak bisa ditunggu lebih lama lagi. Mereka harus putuskan lebih cepat,” tegas salah seorang peneliti di Indonesia Corruption Watch (ICW) tersebut.

Sementara itu, Polri berjanji terus memburu jaringan mafia sepak bola di Indonesia. Meski sudah menetapkan sejumlah orang sebagai tersangka, satgas bentukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian tersebut belum akan berhenti melakukan penyelidikan.

”Dikembangkan terus,” kata Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di sela-sela mengikuti kunjungan panglima TNI dan Wakapolri ke Sidoarjo, Minggu (30/12).

Jenderal bintang satu itu menjelaskan, penyidik bakal mendalami keterangan para pemain yang sudah menjalani pemeriksaan. Fokusnya adalah menemukan alat bukti baru untuk kepentingan pengembangan. ”Untuk memastikan arahnya ke mana, condong ke perseorangan atau organisasi,” terangnya.

Dedi menegaskan, bukan tidak mungkin jumlah tersangka bertambah. Saat ini satgas terus bergerak menggali temuan baru. Baik itu dari keterangan para saksi ataupun analisis terhadap alat bukti yang sudah ditemukan. ”Mencari siapa lagi yang terlibat,” ungkapnya.

Polri berjanji terus memburu jaringan mafia sepak bola di Indonesia, meski beberapa nama sudah ditangkap, salah satunya Johar Lin Eng.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News