Mengapa Warga yang Sudah Divaksinasi Masih Harus Jalani Aturan Pembatasan Aktivitas?

Mengapa Warga yang Sudah Divaksinasi Masih Harus Jalani Aturan Pembatasan Aktivitas?
Vaksinasi bisa membantu mencegah infeksi virus corona? Tetapi berapa banyak perlindungan yang diberikan?  (Getty Images: Victor Habbick Visions/Science Photo Library)

Jutaan warga Australia harus kembali menjalani pembatasan aktivitas, bahkan beberapa kota memberlakukan 'lockdown' akibat munculnya wabah baru penularan virus corona varian Delta.

Tak memandang apakah sudah divaksinasi atau belum, mereka tetap harus menggunakan masker, tidak boleh keluar rumah selain keperluan darurat, dan tidak boleh melakukan perjalanan ke negara bagian lain.

Keadaan ini sangat berbeda dibandingkan di Eropa atau di bagian dunia lainnya, yang sudah mulai memperbolehkan perjalanan tanpa karantina bagi mereka yang sudah mendapatkan vaksin dua kali.

Jadi kapan kita bisa kembali bebas beraktivitas?

Anda bisa langsung meng-klik topik yang Anda ingin tahu soal perlindungan vaksin:

Berapa besar saya terlindung jika sudah divaksin penuh?

Menurut epidemiolog dari Australian National University, Meru Sheel, tidak ada vaksin yang efektif 100 persen.

"Vaksin mengurangi kemungkinan kita terkena namun vaksin ini tidak pernah dibuat untuk bisa 100 persen mencegah infeksi," kata Dr Sheel.

Tingkat efektivitas vaksin tergantung dari berapa dosis yang sudah didapatkan oleh warga dan varian COVID-19 apa yang sedang menular.

Inilah penjelasan mengapa sudah divaksinasi masih harus pakai masker, menjaga jarak, bahkan masih akan ada pembatasan perjalanan

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News