Mengejutkan, Inilah Pengakuan Perampok dan Pembunuh Wanita 60 Tahun di Batam

Mengejutkan, Inilah Pengakuan Perampok dan Pembunuh Wanita 60 Tahun di Batam
Kapolresta Barelang Kombes Hengki saat mengekspose penangkapan pelaku pembunuhan terhadap Lia Astuti, 60, di Perumahan Taman Harapan Indah Blok E Nomor 1, Bengkong Laut, Bengkong, Batam, Kepri. Foto: batampos/jpg

jpnn.com, BATAM - Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang mengusut keterlibatan Khaidir, 25, perampok yang menewaskan Lia Astuti, 60, di Perumahan Taman Harapan Indah Blok E Nomor 1, Bengkong Laut, Bengkong, Batam, Kepri.

Dari pengakuannya, sebelum merampok, Khaidir sudah menjambret di empat lokasi berbeda. Penjambretan itu dilakukannya di wilayah Batuampar, Bengkong, Tiban dan Nongsa.

"Kita sedang kembangkan untuk mencari kemungkinan pelaku beraksi di lokasi lain," ujar Kapolresta Barelang Kombes Hengki kepada Batam Pos (Jawa Pos Group), Senin (28/8).

Dari pengakuan Khaidir tersebut, jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang berkoordinasi dengan polsek terkait untuk mencari laporan polisi dari para korban penjambretan.

"Masyarakat yang jadi korban penjambretan, silahkan untuk melapor. Kalau tidak ada laporan, kita tidak bisa berbuat apa-apa, kecuali pelaku tertangkap tangan," katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya mengatakan aksi jambret itu dilakukan Khaidir, terhitung sejak awal puasa hingga Lebaran Idul Fitri tahun ini.

"Jadi, untuk masyarakat yang merasa jadi korban jambret pada rentang waktu itu, silahkan membuat laporan kepada kita," ujarnya.

Dalam berita sebelumnya, Khaidir diamankan warga setelah merampok dan membunuh Lia, lantaran aksinya saat hendak mencuri terpergok korban, Sabtu (26/8) malam lalu.

Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang mengusut keterlibatan Khaidir, 25, perampok yang menewaskan Lia Astuti, 60, di Perumahan Taman Harapan Indah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News