Mengintip Dapur dan Rahasia Vivid, Raksasa Produsen Film Dewasa yang Tetap Eksis

Mengintip Dapur dan Rahasia Vivid, Raksasa Produsen Film Dewasa yang Tetap Eksis
CEO Vivid Adult Entertainment Steven Hirsch (kiri) dan Kardono Setyorakhmadi (kanan). FOTO: Kardono

"Lalu, saya bertemu dengan David James dan Bill Asher," katanya. 

Nah, setelah bertemu David James dan Bill Asher tadi, Hirsch membentuk brand sendiri.

Langkah pertama, dia melakukan talent scouting dan melakukan branding serius pada Vivid Girls. Sebutan itu mengacu pada para aktris yang dikontrak secara eksklusif oleh Vivid. Yang paling populer di antaranya adalah Asia Carrera dan Tera Patrick. 

(BACA: Awal Mula Artis Film Dewasa Asia Carrera dan Tera Patrick Bisa Ngetop, Sekarang Nasibnya...)

Kemudian, dibuatkan serangkaian acara off air untuk Vivid Girls dan di-branding secara khusus. Sampai akhirnya mereka sukses membentuk basis penonton yang kuat. 

Kedua, Vivid melakukan pembedaan terhadap produksi mereka. Studio itu pula yang memperkenalkan konsep celebrity sex-tape. 

Memasuki pertengahan 2000 ketika film dewasa kian gampang didapatkan secara gratis di internet, Vivid pun terpukul. Tapi, sebagaimana entitas bisnis lainnya, mereka pun melakukan penyesuaian. 

"Kuncinya, kami harus terus melakukan adaptasi," papar Hirsch. 

BAGI para pecinta film dewasa alias film biru, adegan-adegan yang diproduksi oleh Vivid Adult Entertainment mungkin masih menjadi favorit. Kini,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News