Meninggal di Usia 117 Tahun, Nabi Gagal Masuk Buku Rekor

Meninggal di Usia 117 Tahun, Nabi Gagal Masuk Buku Rekor
Nabi Tajima. Foto: AFP

Celino Villanueva Jaramillo asal Cile pernah mengklaim sebagai orang tertua di dunia. Dia mengaku berusia 121 tahun. Di kartu tanda pengenalnya, dia lahir pada 25 Juli 1896.

Sayang, pria yang meninggal tiga hari sebelum Tajima tersebut tak bisa mendapatkan pengakuan. Sebab, dokumen-dokumen yang mendukung klaimnya sangat terbatas.

Api yang membakar rumahnya sekitar 20 tahun lalu ikut melahap sertifikat kelahirannya. Jaramillo meninggal setelah terjatuh dari tempat tidurnya.

Berdasar data Gerontology Research Group yang berbasis di Amerika Serikat, ada satu orang lagi di Jepang yang layak mendapatkan gelar sebagai orang tertua di dunia. Dia adalah Chiyo Yoshida. Sepekan lagi, dia berusia 117 tahun.

Jepang memang terkenal dengan penduduknya yang panjang usia. Reuters melansir, saat ini ada 67.824 orang centenarian (berumur di atas 100 tahun) di Negeri Sakura itu.

Padahal, pada 1963 hanya ada 153 orang yang umurnya di atas seabad. Awal bulan ini, Masazo Nonaka diakui Guinness World Records sebagai pria tertua di dunia. Dia tinggal di Ashoro, Hokkaido, Jepang. Nonaka berusia 112 tahun. (sha/c22/dos)


Rencana untuk memasukkan Nabi Tajima dalam daftar The Guinness Book of World Records sebagai manusia tertua di dunia pupus sudah


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News