Menko Airlangga: Pembangunan Smelter Freeport Gresik Jadi Sejarah

Menko Airlangga: Pembangunan Smelter Freeport Gresik Jadi Sejarah
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Presiden Jokowi saat menghadiri Groundbreaking Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia, KEK Gersik, Selasa (12/10). Foto dok Kemenko

jpnn.com, GRESIK - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur merupakan sejarah bagi bangsa Indonesia.

Airlangga menuturkan selama 40 tahun keuntungan dari produksi yang dihasilkan Smelter Freeport dinikmati di luar negeri.

“Hari ini menjadi bersejarah karena seluruhnya nanti akan diproduksi di Gresik,” ungkap Airlangga dalam sambutannya di acara Groundbreaking Pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia, KEK Gersik, Selasa (12/10).

Airlangga menjelaskan Smelter Freeport Indonesia di Gresik ini akan menjadi yang terbesar di dunia.

Smelter Freeport di Gresik ini nantinya akan mengolah 1,7 juta ton konsentrat dan akan memproduksi 600 ribu copper.

“Nilai koper sekarang lagi super cycle 9.400 dolar per ton. Jadi investasi yang Rp42 triliun atau 3,5 billion USD, revenue hanya dari copper saja pak, itu 5,4 billion USD (Rp76,7 trilun) pak. Tentu ini bagi holding Freeport revenuenya ada di situ, tapi (PT Smelting) cuma dikasih (talling),” jelasnya.

Airlangga mengatakan bahwa kehadiran Smelter Freeport di Gresik ini juga diharapkan akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 40 ribu orang.

“Nah, salah satu yang hadir hair ini tentunya tadi disampaikan, diharapkan bisa menambah 40 ribu tenaga kerja selama konstruksi, katanya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembangunan Smelter PT Freeport Indonesia (PTFI).