Menkop UKM Sampaikan Refleksi Kinerja 2020 serta Adaptasi dan Transformasi KUMKM 2021

Menkop UKM Sampaikan Refleksi Kinerja 2020 serta Adaptasi dan Transformasi KUMKM 2021
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki. Foto: Humas Kemenkop dan UKM.

Begitu pula angka pengangguran yang diperkirakan bertambah 9,77 juta orang, dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 7,07 persen sesuai data Badan Pusat Statitik (BPS) pada 2020. 


UMKM dan kewirausahaan tetap menjadi kunci pemulihan ekonomi nasional selama mampu beradaptasi dan bertransformasi.

Hal ini karena proporsi UMKM yang mendominasi populasi pelaku usaha di Indonesia hingga 99 persen.

Menurut Teten, saat ini pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM mempunyai program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dan telah memberikan stimulus sebesar Rp 123,46 triliun kepada Koperasi dan UMKM agar tetap dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (BPUM) juga telah diluncurkan.

Sasarannya 12 juta pelaku usaha mikro berupa hibah modal kerja sebesar Rp 2,4 juta per orang. Semua telah tersalurkan 100 persen.

"Serya KUR supermikro untuk plafon di bawah Rp10 Juta dengan bunga 0 persen," kata Teten.

Salah satu prioritas Kemenkop dan UKM adalah mendorong inovasi, digitalisasi, dan kepastian badan hukum bagi pelaku UMKM melalui penguatan kelembagaan agar berperan lebih strategis dalam perekonomian nasional, sehingga dapat lebih mudah dalam mengakses pembiayaan.

Tahun 2020 merupakan tahun yang penuh tantangan dengan adanya situasi pandemi Covid-19. Kondisi ini juga dialami oleh 220 negara lainnya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News