Menpora: Terima Kasih Atas Dedikasinya, Pak Edy Rahmayadi

Menpora: Terima Kasih Atas Dedikasinya, Pak Edy Rahmayadi
Menpora Imam Nahrawi di sela-sela mengunjungi Lapangan Lodaya Sakti di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (15/1/2019). Foto: JPG

jpnn.com, JAKARTA - Menpora Imam Nahrawi memastikan keputusan Edy Rahmayadi mundur dari kursi ketua umum PSSI tidak akan menghentikan perang terhadap pengaturan skor di sepak bola Indonesia.

Menurut Imam, perubahan kepemimpinan di PSSI justru menambah energi untuk memperbaiki permasalahan sepak bola nasional.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pak Edy Rahmayadi atas kerja keras dan dedikasinya selama menjabat sebagai ketua umum PSSI," kata Imam, Senin (21/1).

Dia juga meminta PSSI untuk tidak membuang-buang waktu. Sebab, permasalahan sepak bola Indonesia sudah terlalu rumit.

"PSSI harus segera melakukan identifikasi permasalahan-permasalahan sepak bola Indonesia agar tidak berlarut-larut dan menjadi masalah sistemik yang menghambat perkembangan sepak bola di Indonesia," terang Imam.

Menurut politikus PKB itu, kunci untuk mengurai benang kusut di sepak bola Indonesia ialah keterbukaan.

“Sudah ada beberapa anggota PSSI yang ditetapkan sebagai tersangka pengaturan skor. Pembenahan ini harus semakin dikeraskan. Tidak perlu malu untuk mengajak pihak lain bekerja sama jika ingin benar-benar serius berbenah," imbuh Imam. (dkk/jpnn)


Menpora Imam Nahrawi memastikan keputusan Edy Rahmayadi mundur dari kursi ketua umum PSSI tidak akan menghentikan perang terhadap pengaturan skor


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News