Mentan Amran Optimistis Program Serasi Sejahterakan Petani

Mentan Amran Optimistis Program Serasi Sejahterakan Petani
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bercengkerama dengan petani. Foto: Kementan

Di lokasi yang sama Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy menjelaskan di Kalsel potensi lahan rawa ada sekitar 257.300 ha.

Dari jumlah tersebut yang sudah ada CP/CL (Calon Petani/Calon Lahan) seluas 160.481 ha. Sudah disurvey seluas 43.188 hektare dan sudah didesain seluas 38.121 hektar. Sementara yang dalam proses pekerjaan fisik kontruksi seluas 2.143 hektare.

Dengan program ini, Sarwo Edhy menargetkan lahan yang belum pernah tanam bisa tanam sekali, yang sudah tanam sekali bisa dua kali, yang sudah tanam dua kali bisa dijadikan tiga kali. Sehingga terjadi optimalisasi dan nambah produksi untuk petani.

"Saat ini petani di Barambai, sudah tanam dua kali. Namun tanam pertama dengan menggunakan varietas lokal, produktivitasnya rendah yaitu 1,5-2 ton/ha. Sementara tanam kedua dengan varietas unggul, produktivitas naiknya 3-4 ton/ha," jelas Sarwo Edhy.

Rendahnya produktivitas pada tanam pertama juga disebabkan suplai air ke sawah sangat kurang.

"Dengan Program Serasi, diharapkan masalah air dapat diatasi, begitu juga bibit," harap Sarwo Edhy.

Kegiatan Optimasi Lahan Rawa

Program Serasi bertumpu pada sejumlah kegiatan. Di antaranya pembuatan polder keliling dan tanggul pada saluran tersier dengan menggunakan excavator, normalisasi kanal sekunder pada daerah irigasi rawa dengan menggunakan excavator dan pembuatan saluran tersier baru untuk membawa air hingga ke tengah lahan.

Kementerian Pertanian (Kementan) optimistis program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sesuai harapan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News