Mentan SYL Pastikan Pasokan Bawang Merah di Sampang Menjelang Ramadan Aman

Mentan SYL Pastikan Pasokan Bawang Merah di Sampang Menjelang Ramadan Aman
Mentan SYL bersama jajarannya berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) khususnya Ramadan. Foto: dok Kementan

“Pada saat panen 27 Februari 2023, hasil panen saya mencapai 10 ton. Disusul pada 28 Februari 2023 mencapai 20 ton dan seterusnya panen akan terus berlanjut hingga Mei 2023,” ujar Kabul.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang, Nurdin mengatakan produksi bawang merah di Kabupaten Sampang pada akhir Maret 2023 diprediksi tembus kurang lebih 36 ribu ton dari 4 ribu hektare areal lahan bawang merah yang diusahakan petani.

“Hasil panen para petani ini biasanya dijual di pasar-pasar besar di Surabaya. Selain itu, juga untuk memenuhi kebutuhan kota besar lainnya seperti untuk Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta dan pasar di Kalimantan hingga Papua,” terang Nurdin, Selasa (14/3).

Hal yang perlu diwaspadai pada pertanaman saat ini adalah kondisi cuaca yang tidak menentu serta antisipasi serangan hama penyakit berupa serangan jamur Fusarium.

Dalam hal ini Petugas POPT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang siap membantu dan mengawal petani kapanpun.

“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang siap mengawal produksi bawang merah di Kabupaten Sampang. Seluruh jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan baik Penyuluh Pertanaian Lapangan maupun POPT akan terus mengawal kegiatan pertanaman petani agar dapat menghasilkan produksi bawang merah yang optimal dan bermutu tinggi,” pungkas Petugas POPT Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sampang. (jpnn)


Mentan SYL bersama jajarannya berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pangan, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) khususnya Ramadan.


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News