Menteri Siti Minta Pemda Reaktif Petakan Rawan Longsor

jpnn.com - JAKARTA—Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan akan meneliti kondisi tanah di Sumedang dan Garut, Jawa Barat yang menyebabkan bencana longsor.
Siti juga meminta derah melakukan inventarisasi lokasi rawan bencana. Menurut dia, ada banyak penyebab longsor. Bisa karena kualitas tanah dan faktor lingkungan.
"Ada kawasan rawan longsor karena jenis-jenis tanah tertentu. Dalam proses geomorfologinya itu nanti kelihatan. Apakah longsor atau jatuh karena vegetasinya tipis. Itu kelihatan karena jatuh materialnya ke bawah, itu mulai dari sub soil sampai ke parent material-nya itu kelihatan. Itu saya lagi minta diteliti," kata Siti di kantor kepresidenan.
Siti menduga persoalan yang dihadapi saat ini di Sumedang adalah karena lokasi rawan bencana yang berdekatan dengan pemukiman warga.
Sebagai contoh, terdapat daerah yang memiliki beban pohon yang sangat banyak tapi tetap terjadi longsor. Itu kondisi tanah di daerah tersebut.
Karena itu Siti juga mendorong agar pemerintah daerah lebih reaktif mengambil tindakan penanganan dan pemetaan lokasi rawan bencana.
"Jadi kondisi darurat harus diketahui, ditangani, baru setelah itu dilakukan rehabilitasinya," pungkasnya. (flo/jpnn)
JAKARTA—Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengatakan akan meneliti kondisi tanah di Sumedang dan Garut, Jawa
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Seleksi PPPK Tahap 2 Nunukan Siap Digelar, Jadwal & Lokasi Sudah Disiapkan
- Penemuan Mayat Dalam Kamar Kos di Cianjur, Ada Luka yang Bikin Curiga
- Mobil Barang Terlibat Tabrak Lari, Pengejaran Berlangsung Dramatis
- Pria Bandung Tewas di Kamar Indekos, Ada Luka di Kepala
- 2 Tempat Usaha Hiburan Tanpa Izin di Sudirman Disegel, Lihat
- 2 Kapten Infranteri Tangkap Bandar Narkoba di Bima, Kolaborasi dengan Warga